<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Willy Edi</title>
	<atom:link href="http://willyedi.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://willyedi.wordpress.com</link>
	<description>Pendidik, Pengomel, Penulis Cerpen dan Puisi, Penulis Sketsa</description>
	<lastBuildDate>Thu, 26 Jan 2012 05:05:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='willyedi.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Willy Edi</title>
		<link>http://willyedi.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://willyedi.wordpress.com/osd.xml" title="Willy Edi" />
	<atom:link rel='hub' href='http://willyedi.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Musikalisasi Puisi Siswa MTs.N Kumai Tahun 2011</title>
		<link>http://willyedi.wordpress.com/2011/10/28/musikalisasi-puisi-siswa-mts-n-kumai-tahun-2011/</link>
		<comments>http://willyedi.wordpress.com/2011/10/28/musikalisasi-puisi-siswa-mts-n-kumai-tahun-2011/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 Oct 2011 07:16:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>willyedi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Puisi]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://willyedi.wordpress.com/?p=428</guid>
		<description><![CDATA[Seperti janji yang dulu, maka pada tanggal 21 Oktober 2011, saya telah meminta para siswa mementaskan musikalalisasi puisi yang telah mereka persiapan seama beberapa pertemuan. Dengan mengedarkan poster acara dan menjual tiket sebanyak dua ratus lembar, acara dilaksanakan dengan peralatan yang ada. Acara yang dilaksanakan mulai pukul 15.30 itu didukung juga oleh beberapa orang alumni [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=willyedi.wordpress.com&amp;blog=621604&amp;post=428&amp;subd=willyedi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seperti janji yang dulu, maka pada tanggal 21 Oktober 2011, saya telah meminta para siswa mementaskan musikalalisasi puisi yang telah mereka persiapan seama beberapa pertemuan. Dengan mengedarkan poster acara dan menjual tiket sebanyak dua ratus lembar, acara dilaksanakan dengan peralatan yang ada. Acara yang dilaksanakan mulai pukul 15.30 itu didukung juga oleh beberapa orang alumni yang ikut menampilkan karya mereka. Meski diancam hujan deras, namun acara bisa berjalan dengan baik.<br />
Berikut ini link menuju penampilan mereka</p>
<p><a href="http://www.youtube.com/watch?v=yVEyQvI8C-8" title="Musikalisasi puisi nomor 1">Musikalisasi puisi nomor 1</a></p>
<p><a href="http://www.youtube.com/watch?v=rMMQQXr-WoU" title="Musikalisasi puisi nomor 2">Musikalisasi puisi nomor 2</a></p>
<p><a href="http://www.youtube.com/watch?v=jetvCXE1hQ8" title="Musikalissi puisi nomor 3">Musikalisasi puisi nomor 3</a></p>
<p><a href="http://www.youtube.com/watch?v=Sc9O_YpqYNE" title="Musikalisasi puisi nomor 4">Musikalisasi puisi nomor 4</a></p>
<p><a href="http://www.youtube.com/watch?v=j_iLE5ko838" title="Musikalisasi puisi nomor 5">Musikalisasi puisi nomor 5</a></p>
<p><a href="http://www.youtube.com/watch?v=3RrcwIN66F8" title="Musikalisasi puisi nomor 6">Musikalisasi puisi nomor 6</a></p>
<p><a href="http://www.youtube.com/watch?v=A02F2pMgvnU" title="Musikalisasi puisi nomor 7">Musikalisasi puisi nomor 7</a></p>
<p><a href="http://www.youtube.com/watch?v=mBD6h1os55Y" title="Musikalisasi puisi nomor 8">Musikalisasi puisi nomor 8</a></p>
<p><a href="http://www.youtube.com/watch?v=hDo4e0oRFQo" title="Musikalisasi puisi nomor 9">Musikalisasi puisi nomor 9</a></p>
<p><a href="http://www.youtube.com/watch?v=mx7ozggucJI" title="Musikalisasi puisi nomor 10">Musikalisasi puisi nomor 10</a></p>
<p><a href="http://www.youtube.com/watch?v=db-BCVORG9c" title="Musikalisasi puisi nomor 11">Musikalisasi puisi nomor 11</a></p>
<p><a href="http://www.youtube.com/watch?v=BrpkAr2K0iE" title="Musikalisasi  puisinomor 12">Musikalisasi puisi nomor 12</a></p>
<p><a href="http://www.youtube.com/watch?v=kINWst6S5q0" title="Musikalisasi puisi nomor 13">Musikalisasi puisi nomor 13</a></p>
<p><a href="http://www.youtube.com/watch?v=os4ZTye0Xj4" title="Musikalisasi puisi nomor 14">Musikalisasi puisi nomor 14</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/willyedi.wordpress.com/428/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/willyedi.wordpress.com/428/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/willyedi.wordpress.com/428/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/willyedi.wordpress.com/428/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/willyedi.wordpress.com/428/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/willyedi.wordpress.com/428/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/willyedi.wordpress.com/428/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/willyedi.wordpress.com/428/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/willyedi.wordpress.com/428/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/willyedi.wordpress.com/428/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/willyedi.wordpress.com/428/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/willyedi.wordpress.com/428/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/willyedi.wordpress.com/428/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/willyedi.wordpress.com/428/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=willyedi.wordpress.com&amp;blog=621604&amp;post=428&amp;subd=willyedi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://willyedi.wordpress.com/2011/10/28/musikalisasi-puisi-siswa-mts-n-kumai-tahun-2011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/127dd01fb39cd32a3e6c7b17f654b354?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">willyedi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Surat Terbuka untuk Guru-Guru Bahasa Indonesia di seluruh Dunia</title>
		<link>http://willyedi.wordpress.com/2011/09/27/surat-terbuka-untuk-guru-guru-bahasa-indonesia-di-seluruh-dunia/</link>
		<comments>http://willyedi.wordpress.com/2011/09/27/surat-terbuka-untuk-guru-guru-bahasa-indonesia-di-seluruh-dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Sep 2011 04:49:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>willyedi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[bahasa indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[drama]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah]]></category>
		<category><![CDATA[khutbah]]></category>
		<category><![CDATA[musikalisasi puisi]]></category>
		<category><![CDATA[penyair]]></category>
		<category><![CDATA[pidato]]></category>
		<category><![CDATA[puisi]]></category>
		<category><![CDATA[wartawan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://willyedi.wordpress.com/?p=417</guid>
		<description><![CDATA[Dengan hormat, Bapak dan Ibu guru Bahasa Indonesia, tentu di antara kita ada yang termasuk guru-guru yang hebat, guru yang luaar biasa. Setidaknya guru yang mampu member siswa-siswanya motivasi untuk dapat berbahasa Indonesia dengan baik secara lisan ataupun tertulis. Lebih luar biasa lagi, apabila para guru Bahasa Inddonesia yang mempu mengantarkan siswa-siswanya menjadi penulis, dramawan, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=willyedi.wordpress.com&amp;blog=621604&amp;post=417&amp;subd=willyedi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dengan hormat,<br />
Bapak dan Ibu guru Bahasa Indonesia, tentu di antara kita ada yang termasuk guru-guru yang hebat, guru yang luaar biasa. Setidaknya guru yang mampu member siswa-siswanya motivasi untuk dapat berbahasa Indonesia dengan baik secara lisan ataupun tertulis. Lebih luar biasa lagi, apabila para guru Bahasa Inddonesia yang mempu mengantarkan siswa-siswanya menjadi penulis, dramawan, penyair, penyanyi (musikalisasi puisi), editor bahasa, penghutbah, wartawan, dan masih banyak yang lainnya.<br />
Sebagian dari kita, guru bahasa Indnesia juga mungkin ada yang sempat menyisihkan sedikit penghasilannya untuk membeli kamera digital atau camcorder digital untuk mendokumentasikannya. Sayang sekali apabila dokumentasi itu hanya disimpan di harddisk computer. Mengapa tidak membagikannya kepada guru-guru yang lain? Atau membagikannya melalui youtube agar bisa dipelajari dan menjadi model bagi guru-guru yang lain di seluruh dunia?<br />
Beli? Ah, berapa banyak uang yang diinginkan? Atau memang sudah menjadi pedagang? Sayang sekali keluarbiasaan Bapak Ibu ternyata harus dihargai sedemikian murahnya. Bukankah lebih mahal yang namanya kebanggaan? Mengapa kita tidak mengejar kebanggaan tersebut?<br />
Atau barangkali Bapak dan Ibu merasa rendah diri karena tidak menguasai computer? Guru-guru pelajaran sains, misalnya, sangat terbantu dengan adanya program macromedia flash. Lalu mereka berbagi media pembelajaran – meski ada juga yang pelit. Nah tempat kita berbagi ada di youtube. Mengapa tidak? Dan saya akan segera memulainya. Tunggu saja link-nya di blog ini. Karena saya bangga punya murid-murid yang luar biasa hebatnya.<br />
Mari kita mulai dari saat ini. Di sini. Di tempat kita berada.<br />
Terima kasih kalau ada yang mau ikut.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/willyedi.wordpress.com/417/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/willyedi.wordpress.com/417/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/willyedi.wordpress.com/417/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/willyedi.wordpress.com/417/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/willyedi.wordpress.com/417/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/willyedi.wordpress.com/417/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/willyedi.wordpress.com/417/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/willyedi.wordpress.com/417/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/willyedi.wordpress.com/417/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/willyedi.wordpress.com/417/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/willyedi.wordpress.com/417/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/willyedi.wordpress.com/417/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/willyedi.wordpress.com/417/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/willyedi.wordpress.com/417/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=willyedi.wordpress.com&amp;blog=621604&amp;post=417&amp;subd=willyedi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://willyedi.wordpress.com/2011/09/27/surat-terbuka-untuk-guru-guru-bahasa-indonesia-di-seluruh-dunia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/127dd01fb39cd32a3e6c7b17f654b354?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">willyedi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Masalah Penulisan Nama: Dibalik atau Tidak Susunan Unsurnya?</title>
		<link>http://willyedi.wordpress.com/2011/06/22/masalah-penulisan-nama-dibalik-atau-tidak-susunan-unsurnya/</link>
		<comments>http://willyedi.wordpress.com/2011/06/22/masalah-penulisan-nama-dibalik-atau-tidak-susunan-unsurnya/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Jun 2011 18:30:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>willyedi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://willyedi.wordpress.com/?p=424</guid>
		<description><![CDATA[Masih menjadi perdebatan penulisan nama orang Indonesia dalam penyusunan daftar pustaka sebuah karya tulis. Ada yang alasannya mendasar, ada juga yang sekadarnya. Yang jelas, guru bahasa Indonesia pun, seperti halnya penulis, masih sering merasa terombang-ambing karena pendapat yang berbeda. Ditambah lagi apabila nama itu berkaitan dengan abstrak sebuah karya tulis. Di dalam kegiatan Musyawarah Guru [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=willyedi.wordpress.com&amp;blog=621604&amp;post=424&amp;subd=willyedi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Masih menjadi perdebatan penulisan nama orang Indonesia dalam penyusunan daftar pustaka sebuah karya tulis. Ada yang alasannya mendasar, ada juga yang sekadarnya. Yang jelas, guru bahasa Indonesia pun, seperti halnya penulis, masih sering merasa terombang-ambing karena pendapat yang berbeda. Ditambah lagi apabila nama itu berkaitan dengan abstrak sebuah karya tulis.<br />
Di dalam kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) yang mendapat dana bantuan langsung (DBL) program BERMUTU (<em>Better Education throughReformed Management and Universal Teacher Upgrading</em>), pesertanya dituntut untuk mampu menyusun karya tulis ilmiah berupa penelitian tindakan kelas (PTK). Tentu saja guru dituntut untuk menyusun abstrak laporan dan menyusun daftar pustakanya.<br />
<span id="more-424"></span><br />
Dalam sebuah kesempatan, dijelaskan oleh seorang pembimbing dalam kegiatan itu bahwa nama orang Indonesia pada abstrak sebuah penelitian tidak perlu dibalik susunannya. Artinya nama saya, Willy Ediyanto, tetap ditulis seperti itu tidak perlu dibalik menjadi Ediyanto, Willy. Keanehan justru muncul ketika di dalam daftar pustaka nama orang Indonesia tetap dibalik. Logikanya, antara daftar pustaka dan abstrak harus sejajar, penulisan nama pada keduanya dibalik, atau kedua-duanya tidak dibalik.<br />
Karena dipenuhi dengan ketidakpuasan, penulis mencoba untuk mencari bahan yang akurat yang disusun oleh para pakar dalam bidang bahasa Indonesia. Penulis mencoba menelaah buku <em>Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia</em> yang diterbitkan oleh Departemen Pendidikan dan Kebudayaan yang di dalamnya diisi oleh para pakar bahasa Indonesia. Karena d dalamnya tidak ada aturan penyusunan daftar pustaka, penulis langsung melihat daftar pustaka yang ada pada buku TBBI edisi pertama cetakan kedua tahun 1988. Kepustakaanya yang ada di halaman 361 sampai 374 terpampang 288 pustaka yang dijadikan acuan. Di sana tertulis berbagai nama penyusun buku yang dijadikan acuan. Nama-nama itu umumnya ditulis dengan susunan terbalik seperti Lutfi Abas ditulis menjadi Abas Lutfi (Indonesia). Kemudian nama orang asing, juga ditulis dengan susunan terbalik seperti Natalia V. Alieva ditulis menjadi Alieva, Natalia V. (Rusia). J de Bode ditulis menjadi Bode, J. de (Belanda).<br />
Yang menjadi permasalahan ketika menemukan nama yang ditulis sebagai Haji Omar, Asmah (Malaysia). Penulis kesulitan untuk mengatakan nama aslinya sebagai Asmah Haji Omar karena mungkin sekali nama aslinya adalah Omar Asmah, Asmah Omar, atau memang Haji Asmah Omar atau Haji Omar Asmah. Kemudian nama orang Melayu atau Arab yang menggunakan bin ternyata tidak dibalik seperti Mansoer bin Sanusi. Begitu juga Marzoeki glr Baginda Maharaja. Atau nama orang Melayu meski terdiri dari dua unsur seperti Zainal Abidin bin Ahmad tidak dibalik menjadi Abidin, Zainal bin Ahmad.<br />
Nama orang Cina di dalam TBBI tidak dibalik, contohnya Liaw Yock Fang tetap tertulis seperti itu. Tetapi nama orang Jepang dibalik Seido Miyatake ditulis Miyatake, Seido.<br />
Nama orang Indonesia yang pada umumnya susunannya dibalik, namun ternyata di halaman 372 ada nama Sitti Chamdijah yang tidak dibalik. Di sinilah letak permasalahan yang pelik. Apakah penulisan nama Sitti Chamdijah ini sebuah kekeliruan atau bagaimana. Penulis tidak mungkin menganggap nama ini nama Melayu karena bukunya pun berjudul <em>Teori Bahasa Indonesia</em> dan diterbitkan oleh penerbit Gajah Mada di Indonesia.<br />
Selesai permasalahannya? Tidak juga, terutama dengan nama Sitti Chamdijah. Penulis sampai saat tulisan ini dibuat belum mendapatkan edisi atau cetakan yang lebih baru buku TBBI ini. Untuk sementara penuis beranggapan penulisan nama Sitti Chamdijah adalah sebuah kekeliruan.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/willyedi.wordpress.com/424/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/willyedi.wordpress.com/424/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/willyedi.wordpress.com/424/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/willyedi.wordpress.com/424/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/willyedi.wordpress.com/424/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/willyedi.wordpress.com/424/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/willyedi.wordpress.com/424/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/willyedi.wordpress.com/424/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/willyedi.wordpress.com/424/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/willyedi.wordpress.com/424/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/willyedi.wordpress.com/424/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/willyedi.wordpress.com/424/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/willyedi.wordpress.com/424/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/willyedi.wordpress.com/424/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=willyedi.wordpress.com&amp;blog=621604&amp;post=424&amp;subd=willyedi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://willyedi.wordpress.com/2011/06/22/masalah-penulisan-nama-dibalik-atau-tidak-susunan-unsurnya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/127dd01fb39cd32a3e6c7b17f654b354?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">willyedi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Perpustakaan Sekolah Kini</title>
		<link>http://willyedi.wordpress.com/2011/06/03/perpustakaan-sekolah-kini/</link>
		<comments>http://willyedi.wordpress.com/2011/06/03/perpustakaan-sekolah-kini/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Jun 2011 02:51:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>willyedi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://willyedi.wordpress.com/?p=413</guid>
		<description><![CDATA[Jumat, 4 Juni 2010. Semenjak pagi datang di sekolah, aku langsung saja menghidupkan netbook kesayangan dan berinternet. Pertama yang kukunjungi adalah surat kabar, kemudian membuka facebook. Membaca informasi yang masuk di facebook, lalu memberikan komentar pada beberapa wall teman dan menulis di wall milik sendiri. Letih, kemudian berjalan menuju ke ruang perpustakaan yang sudah sangat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=willyedi.wordpress.com&amp;blog=621604&amp;post=413&amp;subd=willyedi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jumat, 4 Juni 2010.<br />
Semenjak pagi datang di sekolah, aku langsung saja menghidupkan netbook kesayangan dan berinternet. Pertama yang kukunjungi adalah surat kabar, kemudian membuka facebook. Membaca informasi yang masuk di facebook, lalu memberikan komentar pada beberapa wall teman dan menulis di wall milik sendiri.<br />
Letih, kemudian berjalan menuju ke ruang perpustakaan yang sudah sangat lama tidak kukunjungi. Masuk ke ruang perpustakaan, disambut oleh petugas perpustakaan dan beberapa siswa yang sedang asyik di hadapan laptopnya. Kulihat ada tiga laptop di atas meja yang dihadapi oleh beberapa orang siswa. umumnya mereka membuka jejaring sosial. Sementara buku-buku di rak buku tidak tersentuh sama sekali.<br />
<span id="more-413"></span><br />
Saat ditanya, mengapa tidak membaca buku-buku saja, jawaban mereka serempak menyatakan bahwa buku-buku sudah ketinggalan zaman tidak ada buku baru. Buku terbaru adalah buku terbitan tahun 2006. Yah, begitulah kondisi perpustakaan sekolah.</p>
<p>Haruskan perpustakaan menyediakan fasilitas komputer dengan jaringan internet?<br />
Pertanyaan yang jawabannya pasti – harus. Bagaimanapun, siswa yang merupakan native digital sudah sangat akrab dengan dunia digital. Mereka lebih nyaman untuk browsing atau memanfaatkan google untuk mencari informasi yang mereka butuhkan ketimbang harus membuka-buka daftar isi buku yang belum tentu akan memberikan hasil yang sesuai dengan keinginanny. Selain itu mereka dapat memanfaatkaan waktu sisanya untuk bertegur sapa melalui jejering sosial. Internet memudahkan mereka belajar dan mengerjakan tugas. Sayangnya, tidak banyak sekolah yang sudah menyediakan perpustakaan sekolah dengan fasilitas komputer dan internet, setidaknya menyediakan fasilitas wifi agar mereka bisa berinternet meski harus membawa laptop sendiri.<br />
Siapkah sekolah kita?</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/willyedi.wordpress.com/413/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/willyedi.wordpress.com/413/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/willyedi.wordpress.com/413/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/willyedi.wordpress.com/413/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/willyedi.wordpress.com/413/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/willyedi.wordpress.com/413/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/willyedi.wordpress.com/413/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/willyedi.wordpress.com/413/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/willyedi.wordpress.com/413/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/willyedi.wordpress.com/413/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/willyedi.wordpress.com/413/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/willyedi.wordpress.com/413/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/willyedi.wordpress.com/413/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/willyedi.wordpress.com/413/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=willyedi.wordpress.com&amp;blog=621604&amp;post=413&amp;subd=willyedi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://willyedi.wordpress.com/2011/06/03/perpustakaan-sekolah-kini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/127dd01fb39cd32a3e6c7b17f654b354?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">willyedi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mungkinkah Menabung ONH Memakai Emas?</title>
		<link>http://willyedi.wordpress.com/2011/05/07/mungkinkah-menabung-onh-memakai-emas/</link>
		<comments>http://willyedi.wordpress.com/2011/05/07/mungkinkah-menabung-onh-memakai-emas/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 May 2011 00:52:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>willyedi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://willyedi.wordpress.com/?p=407</guid>
		<description><![CDATA[Mungkinkah Menabung ONH Memakai Emas? Orang-orang tua kita, pada waktu yang lalu banyak yang membeli emas untuk bekal apabila suatau saat nanti akan berangkat ke tanah suci untuk menunaikan ibadah haji. Itu hitungan yang logis karena nilai emas tetap bertahan dan mengikuti tingkat inflasi. Berbeda dengan ONH saat ini di mana orang harus mendaftar lebih [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=willyedi.wordpress.com&amp;blog=621604&amp;post=407&amp;subd=willyedi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mungkinkah Menabung ONH Memakai Emas?</p>
<p>Orang-orang tua kita, pada waktu yang lalu banyak yang membeli emas untuk bekal apabila suatau saat nanti akan berangkat ke tanah suci untuk menunaikan ibadah haji. Itu hitungan yang logis karena nilai emas tetap bertahan dan mengikuti tingkat inflasi.<br />
Berbeda dengan ONH saat ini di mana orang harus mendaftar lebih dahulu dan menyetorkan sejumlah uang dalam bentuk tabungan haji berbentuk rupiah. Kita tahu bahwa sepuluh tahun yang lalu nilai rupiah cukup tinggi. Menghadapi inflasi kita tidak berdaya. Yang lebih merepotkan lagi adalah kenyataan bahwa tabungan haji, sebagaimana sebuah tabungan, seandainya pun diberikan bunga sebesar 2% per bulan, tidak pernah bisa mengejar tingkaat inflasi. Apalagi, di kalangan alim ulama yang mengembuskan pernyataan bahwa bunga simpanan itu riba, mengakibatkan orang tidak ingin membungakan uangnya.<br />
Pendapat masyarakat, bahkan menggunakan uang ONH untuk digunakan usaha dulu saja akan mendatangkn kerugian, mengakibatkan orang begitu saja menerima kondisi yang ada.<br />
Perhitungan yang didapat dari grafik harga emas di http://www.goldprice.org/gold-price-indonesia.html menunjukkan bahwa dari tahun 2000 sampai tahun 2010, selama 10 tahun, harga emas mengalami kenikan sebesar 300 %  lebih. Artinya, kalau diuangkan pun , seseorang akan mendapatkan nilai saat ini sebesar tiga kali lipat uang yang disimpan pada tahun 2000.<br />
Kabar yang beredar di masyarakat, menyatakan bahwa untuk mendaftarkan haji saat ini, baru bisa berangkat sepuluh tahun yang akan datang. Artinya, uang calon haji yang disimpan di bank untuk mendapatkan nomor antrian, sepuluh tahun yang akan datang nominalnya sama dengan nominal saat ini, namun karena tingkat inflasi rupiah sedemikian tinggi, maka pada sepuluh tahun yang akan datang, tentunya calon jamaah haji harus menambah ONH itu sebesar 200 persen dari tabungannya saat ini.<br />
Perlu pemikiran yang bijak, karena rasanya mustahil bank menerima uang dari nasabah calon haji namun tidak memberikan bunga atas simpanan itu selama sepuluh tahun, dan dikalikan sebanyak calon haji yang tiap  tahun semakin bertambah. Tentu akan menjadi indah apabila tabungan ONH itu kemudian dijadikan emas/dijaminkan dalam bentuk emas agar nilainya bisa mengikuti tingkat inflasi. Atau cara lain adalah dengan bekerja sama dengan pegadaian agar calon haji menabung emas di pegadaian dan akan mendapatkn nomor antrian.<br />
Tapi, apa mungkin hal itu terjadi?<br />
Mohon masukan dari pihak-pihak yang paham dengan masalah ONH ini.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/willyedi.wordpress.com/407/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/willyedi.wordpress.com/407/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/willyedi.wordpress.com/407/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/willyedi.wordpress.com/407/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/willyedi.wordpress.com/407/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/willyedi.wordpress.com/407/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/willyedi.wordpress.com/407/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/willyedi.wordpress.com/407/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/willyedi.wordpress.com/407/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/willyedi.wordpress.com/407/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/willyedi.wordpress.com/407/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/willyedi.wordpress.com/407/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/willyedi.wordpress.com/407/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/willyedi.wordpress.com/407/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=willyedi.wordpress.com&amp;blog=621604&amp;post=407&amp;subd=willyedi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://willyedi.wordpress.com/2011/05/07/mungkinkah-menabung-onh-memakai-emas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/127dd01fb39cd32a3e6c7b17f654b354?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">willyedi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Crash, beralih ke software gratisan dari internet</title>
		<link>http://willyedi.wordpress.com/2011/04/24/crash-beralih-ke-software-gratisan-dari-internet/</link>
		<comments>http://willyedi.wordpress.com/2011/04/24/crash-beralih-ke-software-gratisan-dari-internet/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 Apr 2011 00:09:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>willyedi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Omelan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://willyedi.wordpress.com/?p=405</guid>
		<description><![CDATA[Sudah sebulan lebih saya mengorak-abrik computer di rumah. Spek computer sendiri menggunakan MB Next P4M900 dengan prosesor Intel E5300, 2,60 GHz, 9MB RAM, hardisk 250 GB (Lupa dan gak bias diakses dari my computer. Aneh kan?) OS, seperti pada umumnya orang Indonesia, pakai yang bajakan. Dan di sinilah awal masalahnya karena update otomatisnya diaktifkan. Ketika [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=willyedi.wordpress.com&amp;blog=621604&amp;post=405&amp;subd=willyedi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sudah sebulan lebih saya mengorak-abrik computer di rumah. Spek computer sendiri menggunakan MB Next P4M900 dengan  prosesor Intel E5300, 2,60 GHz, 9MB RAM, hardisk 250 GB (Lupa dan gak bias diakses dari my computer. Aneh kan?)<br />
OS, seperti pada umumnya orang Indonesia, pakai yang bajakan. Dan di sinilah awal masalahnya karena update otomatisnya diaktifkan.<br />
Ketika suatu ketika menerima data dari computer lain melalui flash disk, computer pun mulai bermasalah sampai muncul peringatan “Warning” dengan layar biru. Black screen yang menyatkan OS bajakan. Terakhir, computer benar-benar eror.<br />
Kucoba install ulang, tetap pakai OS bajakan, berulang-ulang berhasil, namun kemudian selalu timbul masalah yang sama. Yang paling sering terjadi adalah computer tiba-tiba mati ketika sedang menginstal  menggunakan CD ROM. Menginstal dari hardisk atau flash disk tidak masalah. NAmun ketika sedang dioperasikan, sering kali computer tiba-tiba mati, sehingga saya tidak berani bekerja di computer ini.<br />
Saya sudah mencoba menginstal OS Ubuntu, tapi selalu gagal. Jadi sampai saat ini , masih pakai OS bajakan.<br />
Meski begitu saya masih mencoba pakai MS Office bajakan yang ternyata gak bisa jalan, selalu ada pesan error ketika mau menyimpan dokumen.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/willyedi.wordpress.com/405/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/willyedi.wordpress.com/405/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/willyedi.wordpress.com/405/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/willyedi.wordpress.com/405/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/willyedi.wordpress.com/405/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/willyedi.wordpress.com/405/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/willyedi.wordpress.com/405/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/willyedi.wordpress.com/405/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/willyedi.wordpress.com/405/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/willyedi.wordpress.com/405/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/willyedi.wordpress.com/405/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/willyedi.wordpress.com/405/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/willyedi.wordpress.com/405/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/willyedi.wordpress.com/405/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=willyedi.wordpress.com&amp;blog=621604&amp;post=405&amp;subd=willyedi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://willyedi.wordpress.com/2011/04/24/crash-beralih-ke-software-gratisan-dari-internet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/127dd01fb39cd32a3e6c7b17f654b354?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">willyedi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Olah Raga di Luar Jam Pelajaran Olah Raga</title>
		<link>http://willyedi.wordpress.com/2011/04/16/olah-raga-di-luar-jam-pelajaran-olah-raga/</link>
		<comments>http://willyedi.wordpress.com/2011/04/16/olah-raga-di-luar-jam-pelajaran-olah-raga/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 Apr 2011 01:48:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>willyedi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://willyedi.wordpress.com/?p=399</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin kejadian ini tidak pernah terjadi di sekolah Saudara. Namun pada kenyataannya, anak bermain sepak bola pada saat jam pelajaran selain olah raga terjadi di banyak sekolah termasuk sekolah saya. Ini foto-foto ketika mereka sedang bertanding sepak bola antarkelompok. Gembira? Tentu saja mereka bergembira. Kebetulan yang ada dalam foto-foto itu adalah anak-anak kelas IX menjelang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=willyedi.wordpress.com&amp;blog=621604&amp;post=399&amp;subd=willyedi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mungkin kejadian ini tidak pernah terjadi di sekolah Saudara. Namun pada kenyataannya, anak bermain sepak bola pada saat jam pelajaran selain olah raga terjadi di banyak sekolah termasuk sekolah saya. Ini foto-foto ketika mereka sedang bertanding sepak bola antarkelompok. </p>
<p>Gembira? Tentu saja mereka bergembira. Kebetulan yang ada dalam foto-foto itu adalah anak-anak kelas IX menjelang ujian nasional. “Hah, menjelang ujian nasional?” Iya. Dalam waktu antara ujian praktik, ujian sekolah dan ujian nasional, terdapat waktu yang cukup panjang dan melelahkan untuk menunggu datangnya ujian nasional. Untuk mengisi kekosongan waktu itu, mereka bermain sepak bola.<br />
“Kenapa enggak belajar saja?” Ya, begitulah pikiran kita sebagai orang dewasa, namun bagi anak-anak muda itu, mereka ingin belajar, tapi tidak tahu bagaimana belajar itu. Mereka masih perlu dibimbing untuk belajar. Di sinilah pentingnya kehadiran guru di kelas. Bagi mereka, belajar menghadapi ujian itu sangat membosankan. Bukankah bagi kita juga demikian?<br />
Ternyata kejadian anak bermain sepak bola – yang paling mudah dan murah – tidak hanya terjadi pada siswa yang sedang menunggu datangnya waktu ujian nasional, anak kelas VII dan VIII pun tidak ada bedanya. Mereka bahkan berkali-kali diketahui bermain sepak bola di dalam kelas ketika di kelas itu tidak ada gurunya. Mungkin karena memang gurunya tidak hadir, mungkin juga karena gurunya meninggalkan kelas dan hanya ngobrol di ruang guru.<br />
Salahkan anak-anak muda itu kalau kondisinya seperti itu? Tentu tidak. Belum tentu juga guru mengajarnya dengan cara menyenangkan. Mungkin juga mereka merasakan kejenuhan yang luar biasa karena sekitar dua jam pelajaran, atau bahkan mungkin seharian, mereka tidak belajar seperti anak kelas IX di atas.<br />
Sudah pada tempatnya apabila di sekolah ternyata banyak siswa yang suka bermain sepak bola menjadi perhatian serius orang tua siswa, dan yang lebih bertanggung jawab adalah guru dan kepala sekolahnya. Guru, tentunya guru yang semestinya mengajar di kelas mereka, dan kepala sekolah apabila kondisinya tidak menjadi tanggung jawab guru lagi, seperti pada kasus siswa kelas IX.<br />
Pada beberapa kepemimpinan kepala sekolah yang positif, tentu kasus anak bermain sepak bola di luar jam pelajaran olah raga tidak terjadi karena tingkat kehadiran guru-gurunya akan tinggi. Namun pada kepemimpinan kepala sekolah yang buruk, dan kedisiplinan guru rendah, tentu anak bermain sepak bola tanpa memakai pakaian olah raga ini akan sangat besar.<br />
Kalau guru menganggap mengajar adalah amanah dari orang tua siswa, tentu guru harus melaksanakannya dengan baik. Begitu pula apabila kepala sekolah menganggap jabatannya sebagai kepala sekolah adalah amanah yang diterimanya, ya kepala sekolah juga harus mengkondisikan untuk tidak terjadi hal seperti itu. Kalau guru dan kepala sekolah tidak sanggup melaksanakan amanah itu, ya mengundurkan diri saja. Kiranya masih banyak yang sanggup dan berminat menjadi guru.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/willyedi.wordpress.com/399/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/willyedi.wordpress.com/399/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/willyedi.wordpress.com/399/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/willyedi.wordpress.com/399/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/willyedi.wordpress.com/399/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/willyedi.wordpress.com/399/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/willyedi.wordpress.com/399/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/willyedi.wordpress.com/399/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/willyedi.wordpress.com/399/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/willyedi.wordpress.com/399/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/willyedi.wordpress.com/399/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/willyedi.wordpress.com/399/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/willyedi.wordpress.com/399/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/willyedi.wordpress.com/399/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=willyedi.wordpress.com&amp;blog=621604&amp;post=399&amp;subd=willyedi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://willyedi.wordpress.com/2011/04/16/olah-raga-di-luar-jam-pelajaran-olah-raga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/127dd01fb39cd32a3e6c7b17f654b354?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">willyedi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Selasa</title>
		<link>http://willyedi.wordpress.com/2011/03/01/selasa/</link>
		<comments>http://willyedi.wordpress.com/2011/03/01/selasa/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Mar 2011 09:52:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>willyedi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Omelan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://willyedi.wordpress.com/?p=395</guid>
		<description><![CDATA[Senin siang sebuah pesan menerobos masuk ke hp-ku menggetarkan tubuhnya dan meneriakkan kabar kedatangannya. Kubaca pesan itu: &#8220;Pak &#8230; sdh meninggal insya Allah besuk di kubur.&#8221; Dari segi ejaan pesan itu tentu akandikritik habis-habisan. Tapi, itu tidak penting. Karena tentanggaku yang meninggal lebihpenting ketimbang masalah ejaan. Malam harinya ku berkunjung ke rumah almarhum sampai pukul [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=willyedi.wordpress.com&amp;blog=621604&amp;post=395&amp;subd=willyedi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Senin siang sebuah pesan menerobos masuk ke hp-ku menggetarkan tubuhnya dan meneriakkan kabar kedatangannya. Kubaca pesan itu: &#8220;Pak &#8230; sdh meninggal insya Allah besuk di kubur.&#8221;<br />
Dari segi ejaan pesan itu tentu akandikritik habis-habisan. Tapi, itu tidak penting. Karena tentanggaku yang meninggal lebihpenting ketimbang masalah ejaan.<br />
Malam harinya ku berkunjung ke rumah almarhum sampai pukul 21.30. Dari sana dapat kabar bahwa almarhum dalam perjalanandan diperkiraan esok harinya, pagi-pagi baru sampai di rumah duka.<br />
Selasa pagi, aku kembali ke rumah almarhum untuk mengantarkannya ke rumah barunya. Sampai siang dan ketika selesai aku kembali ke rumah. Kusinggahkan seorang pelayat ke rumahku. Jadinya asyik ngobrol karena pelayat itu ternyata tidak kembali ke tempat kerjanya. Katanya siswa-siswanya sudah dipulangkan.<br />
Pukul 11.00, tamuku pulang dan aku tidak ke sekolah karena cuaca tidak begitu bagus &#8211; hujan rintik-rintik &#8211; sehingga aku sekali ini memutuskan untuk tidak ke sekolah.<br />
Aku menelepon anakku yang belum juga pulang. Saat telepon kututup, ada panggilan masuk dari sebuah nomor baru. Ternyata dari kepala sekolahku yang menanyakan LCD proyektor yang kubawa. Memang hari itu aku membawa LCD proyektor sekolah yang kupakai siang hari untuk mengeles siswa kelas IX. Kalau tidak kubawa pulang, mana bisa memakainya karena kantor pun terkunci danaku tidak bisa mengambilnya.<br />
Pukul 13.00, anakku pulang dari sekolah dan bercerita bahwa ia ditanya oleh gurunya, &#8220;Ke mana Bapakmu? Tuh anak kelas IX C berhamburan&#8221;.<br />
Apakah memang bertanya atau sebentuk kerinduan? Aku jarang meninggalkan kelas. Hanya saja kalimat terakhir terasa pedas. Padahal, sejawatku yang jauhlebih sering meninggalkankelas, tidak pernah ditanyakan sampai sebegitunya.<br />
Tak tahu, mesti marah atau mesti senang. </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/willyedi.wordpress.com/395/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/willyedi.wordpress.com/395/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/willyedi.wordpress.com/395/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/willyedi.wordpress.com/395/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/willyedi.wordpress.com/395/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/willyedi.wordpress.com/395/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/willyedi.wordpress.com/395/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/willyedi.wordpress.com/395/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/willyedi.wordpress.com/395/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/willyedi.wordpress.com/395/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/willyedi.wordpress.com/395/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/willyedi.wordpress.com/395/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/willyedi.wordpress.com/395/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/willyedi.wordpress.com/395/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=willyedi.wordpress.com&amp;blog=621604&amp;post=395&amp;subd=willyedi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://willyedi.wordpress.com/2011/03/01/selasa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/127dd01fb39cd32a3e6c7b17f654b354?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">willyedi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Antri Bensin Lagi 2</title>
		<link>http://willyedi.wordpress.com/2011/02/23/antri-bensin-lagi-2/</link>
		<comments>http://willyedi.wordpress.com/2011/02/23/antri-bensin-lagi-2/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Feb 2011 13:15:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>willyedi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Omelan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://willyedi.wordpress.com/?p=388</guid>
		<description><![CDATA[Karena protes dari sesama pembeli BBM, beberapa pemakai seragam dinas akhirnya tidak bisa mengisi bensin dengan antrian khusus. Selanjutnya mereka harus ikut antrian umum. Wajar, menurutku. Karena PNS sudah mendapatkan gaji yang boleh dikatakan cukup meski sebagian tetap mengatakan kurang. Pada hari yang sama dengan yang saya tulis pada omelan sebelumnya, beberapa PNS tidak diizinkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=willyedi.wordpress.com&amp;blog=621604&amp;post=388&amp;subd=willyedi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Karena protes dari sesama pembeli BBM, beberapa pemakai seragam dinas akhirnya tidak bisa mengisi bensin dengan antrian khusus. Selanjutnya mereka harus ikut antrian umum.<br />
Wajar, menurutku. Karena PNS sudah mendapatkan gaji yang boleh dikatakan cukup meski sebagian tetap mengatakan kurang. Pada hari yang sama dengan yang saya tulis pada omelan sebelumnya, beberapa PNS tidak diizinkan untuk mengantri melalui jalur khusus. Kemudian mereka marah dan mengancam akan menulis di surat kabar.<br />
<span id="more-388"></span><br />
Aneh, kataku. PNS meminta perlakuan khusus. Bagi PNS yang lurus dan jujur, mungkin kita bisa memakluminya. Tapi pada kenyataannya masih ada PNS yang tidak jujur. Mungkin dengan kebijakan PNS boleh mengantri melalui jalur khusus itu dapat disalahgunakan oleh oknum PNS nakal. Mereka akan membeli BBM dengan seragam dinas, namun pada kenyataannya, mereka pun menguras tangki BBM kendaraannya untuk dijual, kemudian ikut mengantri lagi.<br />
Oknum yang memalukan seperti ini ada. Oknum yang oportunis seperti ini, akan memanfaatkan kemungkinan-kemungkinan untuk mendapatkan keuntungan. Sama dengan PNS yang datang ke tempat kerjanya terlambat karena ada pekerjaan di rumah, walaupun sekedar membuka toko atau tempat usahanya. Atau karena pekerjaannya sudah selesai, kemudian meninggalkan tempat kerjanya dan dia bekerja di rumah, tokonya, atau tempat usaha lainnya. Bukankah PNS mempunyai jam kerja dan hari kerja? Ini yang sering diabaikan.<br />
Solusi yang paling tepat dan tidak menimbulkan kemarahan pengantri barangkali adalah dengan mewajibkan pemilik atau operator SPBU untuk memasang kamera CCTV untuk mengawasi bila terjadi pelanggaran. Ini bisa dijadikan alat bukti pelanggaran.<br />
Pemasangan CCTV di antaranya sudah diberlakukan di SPBU di wilayah KotawaringinTimur. Ketika seminggu sekali saya pergi ke sampit, tidak tampak antrian mengular seperti di Kotawaringin Barat.<br />
Sayang sekali, banyak pihak, termasuk saya yang tidak tahu kepada siapa saran semacam ini harus disampaikan. Lagi pula, apakah saran semacam ini akan mau dilaksanakan mengingat pengetap BBM dan operator SPBU sangat mungkin menjalin kolusi.<br />
Akhirnya saya kembali membeli bensin di pinggir jalan lagi dengan harga Rp 7.000,- per liter. Sudah berhemat, harus lebih berhemat lagi.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/willyedi.wordpress.com/388/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/willyedi.wordpress.com/388/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/willyedi.wordpress.com/388/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/willyedi.wordpress.com/388/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/willyedi.wordpress.com/388/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/willyedi.wordpress.com/388/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/willyedi.wordpress.com/388/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/willyedi.wordpress.com/388/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/willyedi.wordpress.com/388/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/willyedi.wordpress.com/388/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/willyedi.wordpress.com/388/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/willyedi.wordpress.com/388/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/willyedi.wordpress.com/388/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/willyedi.wordpress.com/388/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=willyedi.wordpress.com&amp;blog=621604&amp;post=388&amp;subd=willyedi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://willyedi.wordpress.com/2011/02/23/antri-bensin-lagi-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/127dd01fb39cd32a3e6c7b17f654b354?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">willyedi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Antri Bensin Lagi</title>
		<link>http://willyedi.wordpress.com/2011/02/21/antri-bensin-lagi/</link>
		<comments>http://willyedi.wordpress.com/2011/02/21/antri-bensin-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Feb 2011 02:54:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>willyedi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Omelan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://willyedi.wordpress.com/?p=385</guid>
		<description><![CDATA[Tampaknya kejadian mengantri BBM tidak hanya terjadi di kotaku. Namun ketika seminggu sekali saya pergi ke Sampit, di SPBU di kota ini tidak terjadi antrian. Luar biasanya lagi, operator pengisian BBM tidak mau mengisi jerigen lebih dari lima liter. Pembeli dibatasi hanya lima liter dalam jerigen dan pengisian penuh pada tanki kendaraan bermotor. Ketika kami [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=willyedi.wordpress.com&amp;blog=621604&amp;post=385&amp;subd=willyedi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tampaknya kejadian mengantri BBM tidak hanya terjadi di kotaku. Namun ketika seminggu sekali saya pergi ke Sampit, di SPBU di kota ini tidak terjadi antrian. Luar biasanya lagi, operator pengisian BBM tidak mau mengisi jerigen lebih dari lima liter. Pembeli dibatasi hanya lima liter dalam jerigen dan pengisian penuh pada tanki kendaraan bermotor.<br />
<span id="more-385"></span><br />
Ketika kami mencoba membujuknya, si operator itu meminta pendapat dari koordinatornya. Koordinatornya pun tidak mau mengabulkan permintaan kami. Sambil menunjukkan kamera CCTV yang terpasang di langit-langit atap SPBU dia berkata, “Kalau kami mau, kami memang dapat keuntungan sekarang, tapi besok kami harus cari kerja baru”.<br />
Berbeda dengan di Sampit, di Kumai, tempat saya berlangganan mengisi BBM, kondisinya penuh dengan antrian panjang. Di Pangkalan Bun bahkan antrian truk dan mobil mencapai satu kilometer lebih setelah satu SPBU harus ditutup karena jadi korban keserakahan.<br />
Hari ini, Senin, 21 Februari 2011, aku berijin dari sekolah untuk mengisi bensin. Di antrian paling belakang yang cukup panjang dan tiga lapis antrian, seorang pengantri menyarankan saya langsung ke depan melalui jalur ke luar. Kulihat ada dua orang di antrian depan berbaju seragam sama dengan saya. Saya pun menuju ke belakang mereka.<br />
Di antara antrian umum yang berbeda dengan saya, ada seorang laki-laki yang mengatakan begini, “Kita sama-sama, Bapak nanti di belakang saja. Kita sama-sama mengantri kok”.<br />
Saya diam saja, tetap dalam antrian ketiga. Ternyata laki-laki tadi masih mengatakan hal yang sama, sehingga untuk tidak mengecewakannya, saya pun menjelaskan permasalahannya. “Saya sih tidak apa-apa ikut antrian di belakang. Namun kalau kami mengantri dari belakang, setidaknya tigapuluhan lebih anak di kelas menganggur tanpa ada gurunya. Selama ini pun saya tidak pernah ikut antri di SPBU, melainkan membeli di pengecer yang harganya mencapai Rp 7.000,00 dan saya tidak mengeluh”.<br />
Begitulah, akhirnya silaki-laki itu mempersilakan saya mengisi lebih dahulu. Hari ini saya menggunakan pakaian seragam Linmas, dan memang saya seorang guru. Jutaan anak setiap hari akan telantar kalau guru-gurunya harus ikut antri. Bagaimana jika seorang dokter atau mantri kesehatan harus ikut antri juga. Apa pasien harus menunggu berjam-jam.<br />
Untuk SPBU di wilayah Kotawaringin Barat mungkin harus meniru SPBU di Kotawaringin Timur yang memasang CCTV untuk mengontrol antrian, dan mengawasi tindak penyelewengan di wilayah ini.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/willyedi.wordpress.com/385/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/willyedi.wordpress.com/385/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/willyedi.wordpress.com/385/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/willyedi.wordpress.com/385/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/willyedi.wordpress.com/385/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/willyedi.wordpress.com/385/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/willyedi.wordpress.com/385/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/willyedi.wordpress.com/385/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/willyedi.wordpress.com/385/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/willyedi.wordpress.com/385/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/willyedi.wordpress.com/385/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/willyedi.wordpress.com/385/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/willyedi.wordpress.com/385/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/willyedi.wordpress.com/385/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=willyedi.wordpress.com&amp;blog=621604&amp;post=385&amp;subd=willyedi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://willyedi.wordpress.com/2011/02/21/antri-bensin-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/127dd01fb39cd32a3e6c7b17f654b354?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">willyedi</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
