Perpustakaan Sekolah Kini

Juni 3, 2011 at 2:51 am 9 komentar

Jumat, 4 Juni 2010.
Semenjak pagi datang di sekolah, aku langsung saja menghidupkan netbook kesayangan dan berinternet. Pertama yang kukunjungi adalah surat kabar, kemudian membuka facebook. Membaca informasi yang masuk di facebook, lalu memberikan komentar pada beberapa wall teman dan menulis di wall milik sendiri.
Letih, kemudian berjalan menuju ke ruang perpustakaan yang sudah sangat lama tidak kukunjungi. Masuk ke ruang perpustakaan, disambut oleh petugas perpustakaan dan beberapa siswa yang sedang asyik di hadapan laptopnya. Kulihat ada tiga laptop di atas meja yang dihadapi oleh beberapa orang siswa. umumnya mereka membuka jejaring sosial. Sementara buku-buku di rak buku tidak tersentuh sama sekali.

Saat ditanya, mengapa tidak membaca buku-buku saja, jawaban mereka serempak menyatakan bahwa buku-buku sudah ketinggalan zaman tidak ada buku baru. Buku terbaru adalah buku terbitan tahun 2006. Yah, begitulah kondisi perpustakaan sekolah.

Haruskan perpustakaan menyediakan fasilitas komputer dengan jaringan internet?
Pertanyaan yang jawabannya pasti – harus. Bagaimanapun, siswa yang merupakan native digital sudah sangat akrab dengan dunia digital. Mereka lebih nyaman untuk browsing atau memanfaatkan google untuk mencari informasi yang mereka butuhkan ketimbang harus membuka-buka daftar isi buku yang belum tentu akan memberikan hasil yang sesuai dengan keinginanny. Selain itu mereka dapat memanfaatkaan waktu sisanya untuk bertegur sapa melalui jejering sosial. Internet memudahkan mereka belajar dan mengerjakan tugas. Sayangnya, tidak banyak sekolah yang sudah menyediakan perpustakaan sekolah dengan fasilitas komputer dan internet, setidaknya menyediakan fasilitas wifi agar mereka bisa berinternet meski harus membawa laptop sendiri.
Siapkah sekolah kita?

Entry filed under: Artikel. Tags: .

Mungkinkah Menabung ONH Memakai Emas? Masalah Penulisan Nama: Dibalik atau Tidak Susunan Unsurnya?

9 Komentar Add your own

  • 1. Mr. Urip  |  Juni 5, 2011 pukul 2:06 am

    Sekolah saya sudah siap bro, siapapun boleh akses, meskipun badwidth terbatas.

    Balas
  • 2. Wandi Sukoharjo  |  Juni 6, 2011 pukul 9:17 pm

    Harusnya, bejitu membuka lapto dan konek internet, nyang dibuka pertama adalah http://www.anekaberita.com mas, insya alloh kabar tiap hari ada kok. :lol:

    Balas
  • 3. willyediEdiyanto  |  Juni 8, 2011 pukul 12:04 am

    Makasih atas kunjungan Mr. Urip dan Wandi Sukoharjo.
    Buat Pak Urip, bagus itu. Di sekolahku bahkan ada beberapa anak yang usul agar internet dihidupkan 24 jam. Saya masih ngeri membayangkan risiko nanti sekolahku jadi tempat kumpul anak-anak sekolah, lalu diikuti anak-anak kampung, selanjutnya anak-anak liar yang mengkonsumsi narkoba. Terus akan terjadi pergesekan, konflik, perekelahian, pergaulan bebas, merusak sekolah. Karena saya yang bertanggung jaswab pada akses internet melalui wifi, saya gak berani menghadapi risiko itu. Belum lagi nanti mungkin warnet akan protes. Tentu kecuali guru yang tinggal di lingkungan sekolah dan sekitarnya mau ikut membantu mengawasi mereka.
    Salam kenal, Mas Wandi. Nanti saya kunjungi.

    Balas
  • 4. budies  |  Juni 9, 2011 pukul 9:08 am

    dulu saya malah beli WLAN sendiri supaya kalau mau konek dari kantor bisa langsung… saat itu beberapa teman menegur nanti kalau anak-anak berinternet gimana? Ya itu tujuan saya, supaya anak-anak berinternet
    beberapa hari ini wifinya tak matikan, guru-guru yang punya laptop sekarang bertanya, lho sekarang kok gak bisa internetan ya

    Balas
  • 5. Willy Ediyanto  |  Juni 11, 2011 pukul 2:18 am

    Ya, sekarang, mulaihari Sabtu ini, tanggl 11 Juni 2011, saya pasangi timer, sehingga internet dan wifi-nya hidup pada pukul 06.00 dan maati pada pukul 17.00. Silakan berinternet di sekitar sekolah, tapi jangan berkelahi ya. Kalau ke situs begituan gimana? Lha memangnya bisa dilarang?
    Makasih Pak Budies atas kunjungannya.

    Balas
  • 6. enggar  |  Juni 29, 2011 pukul 3:48 pm

    Memang selayaknya perpus ada komputer dan akses internetnya, bagus pula ditambah koleksi e-book.

    Balas
  • 7. Willy Ediyanto  |  Juni 29, 2011 pukul 10:52 pm

    Tentu menarik sekali apabila bisa seperti itu dan kebijakannya mendukung ke arah itu.

    Balas
  • 8. Khairil Anwar  |  Oktober 9, 2011 pukul 9:28 am

    iya pak saya setuju, kan sekarang udah zamannya IT.

    Balas
  • 9. Willy Ediyanto  |  Oktober 12, 2011 pukul 8:26 am

    Itu Indonesia.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Tulisan Terkini

 

Juni 2011
S S R K J S M
« Mei   Sep »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Blog Stats

  • 71,325 hits

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.