Crash, beralih ke software gratisan dari internet
April 24, 2011 at 12:09 am 7 komentar
Sudah sebulan lebih saya mengorak-abrik computer di rumah. Spek computer sendiri menggunakan MB Next P4M900 dengan prosesor Intel E5300, 2,60 GHz, 9MB RAM, hardisk 250 GB (Lupa dan gak bias diakses dari my computer. Aneh kan?)
OS, seperti pada umumnya orang Indonesia, pakai yang bajakan. Dan di sinilah awal masalahnya karena update otomatisnya diaktifkan.
Ketika suatu ketika menerima data dari computer lain melalui flash disk, computer pun mulai bermasalah sampai muncul peringatan “Warning” dengan layar biru. Black screen yang menyatkan OS bajakan. Terakhir, computer benar-benar eror.
Kucoba install ulang, tetap pakai OS bajakan, berulang-ulang berhasil, namun kemudian selalu timbul masalah yang sama. Yang paling sering terjadi adalah computer tiba-tiba mati ketika sedang menginstal menggunakan CD ROM. Menginstal dari hardisk atau flash disk tidak masalah. NAmun ketika sedang dioperasikan, sering kali computer tiba-tiba mati, sehingga saya tidak berani bekerja di computer ini.
Saya sudah mencoba menginstal OS Ubuntu, tapi selalu gagal. Jadi sampai saat ini , masih pakai OS bajakan.
Meski begitu saya masih mencoba pakai MS Office bajakan yang ternyata gak bisa jalan, selalu ada pesan error ketika mau menyimpan dokumen.
Entry filed under: Omelan. Tags: .
7 Komentar Add your own
Tinggalkan Balasan
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed
1.
awandragon | April 24, 2011 pukul 5:30 am
Kalau saya setiap sya internet pake modem, selalu blue screen
2.
Willy Ediyanto | April 24, 2011 pukul 9:44 am
Waktunya beralih ke linux kayanya.
3.
Udo Z. Karzi | April 27, 2011 pukul 7:49 am
Apa kabar, Palk Willy?
Kangen juga dengan Pangkalan Bun. Entah kapan pula saya bisa ke Borneo lagi.
Salut, Pak Willy masih terus menulis. Kegiatan yang sehat.
4.
Yunizar | April 27, 2011 pukul 2:12 pm
Saya kepengen juga pakai Linuk dkk, tapi aplikasi pekerjaan semua berbasis windows, hingga long life bajakan ! Hehehehe…
5.
Willy Ediyanto | April 27, 2011 pukul 3:28 pm
@: Udo: Makasih atas kunjungannya.
@Yunizar: Ya begitulah hambatan beralih ke linux.
6.
Saiful ghozi | Mei 2, 2011 pukul 9:21 pm
RAM 9 MB? masak si pak?
kayaknya ada yg sdikit brmasalah dengan motherboat nya pak.
hrs beli baru kyknya pak..
7.
Willy Ediyanto | Mei 3, 2011 pukul 10:37 pm
ya salah tulis tuh. mestinya 960 MB. Kelihatannya seperti itu. Kalau untukberinternet sih gak masalah. Ini saya baca dari komputer itu.