Nyeri di Paha sampai Lutut Kiri
May 14, 2009
Lama tak jatuh sakit – biasanya sakit malaria kambuh karena kelelahan – pada hari Selasa, 12 Mai 2009 saya merasa nyeri luar biasa di paha sampai lutut kaki kiri. Berjalan menjadi pincang dan nyeri luar biasa ketika bergerak bangun dari tidur. Padahal hari itu jadwal ujian sekolah hari pertama.
Rasa nyeri masih bisa diatasi dengan keyakinan bahwa itu tidak seberapa sakitnya. Siangnya saya masih sempat melakukan perjalanan ke Pangkalan Bun mengantar istri mengambil raoel gaji, membayar listrik, dan menyervis kuda besi di bengkel resmi – baru kali ini aku agak lalai, sampai empat bulan baru ganti oli – terus singgah di warung makan dan berbelanja kebutuhan bulanan.
Semakin siang rasa nyeri di paha kiri semakin menghebat sampai pada sekitar pukul 15, hampir tak tertahankan. Ditambah lagi rasa panas di kepala semakin menjalar ke leher dan mata terasa sangat berat. Selepas Magrib, kumasukan kuda besi ke dalam rumah, dengan harapan mau membaringkan badan. Namun rasa nyeri dan panas itu semakin menghebat. Selepasw shalat Isya, kukeluarkan lagi kuda besi dan pergi berobat. Alhamdulillah, tekanan darah normal, 120. Nafas normal juga. Dugaan dokter Flu Tulang, tapi dia pun tidak meyakininya karena baru satu hari.
Malam aku tidur sangat nyenyak setelah minum obat. Pagi bangun rasa nyeri itu sudah hilang walau jalan masih terasa kaku. Semakin siang semakin hilang rasa itu. Saat berdiri di depan rumah sore harinya (Rabu) dokter yang mengobatiku lewat setelah bermain badminton dan kukatakan penyakit sudah jauh berkurang. Malamnya, mungkin keracunan, aku minum kopi dan segar sari, terasa mual di ulu hati. RAsa masam di mulut ketika kumuntahkan – walau sedikit – masih terasa. Sampai pukul satu dini hari tidak bisa tidur dan kumanfaatkan untuk membaca di laptop. Selesai belum mau tidur lagi sampai kulanjutkan membaca buku lama.
Pagi agak loyo karena kurang tidur, mandi, mengantar anak sekolah, dan langsung berangkat sekolah. Padahal hari ini tidak mengawas ujian (Kamis). Jadi kumanfaatkan untuk berinternet dan posting tulisan ini.
Badan sudah terasa normal lagi.
Alhamdulillah, ya Allah.
Entry Filed under: Uncategorized. Tags: flu tulang, lutut, nyeri paha, panas, sakit.
4 Comments Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed
1.
Ziadi Nor | May 16, 2009 at 2:22 am
Beristirahat dulu pak, jangan terlalu terkuras tenaga y. Salam kenal.
2.
Willy Ediyanto | May 16, 2009 at 4:02 am
Ya. Mungkin begitu lebih baik.
Mkasih atas kunjungannya.
3.
Deni Triwardana | May 17, 2009 at 6:34 am
Alhamdulillah dan sehat kembali, Jaga Asupan Makanan dan minuman Pak, Tentu makanan dan minuman yang baik.
4.
Willy Ediyanto | May 17, 2009 at 8:35 am
TErima kasih Pak. Budaya makan di keluarga saya memang agak aneh. Kami mengumpulkan dua budaya berbeda, jadi ada konflik masalah selera makan.