Archive for March, 2009
Hujan ¾ Hari
Kamis, 26 Maret 2009 adalah hari yang aneh bagiku. Rencana perjalanan gagal total. Rencana itu adalah mengantar istri ke pasar dan membeli perangkat rumah tangga yang sudah lama direncanakan.
Hari itu, bertepatan dengan Hari Raya Nyepi (mestinya bukan hari raya, karena umat buda tidak merayakan – membesarkannya), dan ibu dan adikku melakukan perjalanan pulang kampung. Ibuku pulang kampung setelah lebih kurang dua bulan mengurusi anak salah satu adikku dan sekaligus bersama adikku yang lain yang pulang juga untuk melahirkan. Kelahiran memang selalu penuh misteri dan sejuta pertanyaan.
Hujan ¾ hari yang terjadi hari itu dimulai sekitar pukul 05.00 hingga pukul 14.00. Lumayan melelahkan untuk hidup tanpa kegiatan di rumah. Sore harinya aku mengantar istri ke pasar sore yang padat karena tentunya orang-orang pun baru bisa berbelanja setelah ¾ hari harus berdiam diri dan kelaparan bagi yang tidak punya persediaan bahan makanan untuk hari itu.
Sore hari menjelang maghrib, yang tidak biasanya terjadi lagi, lampu mati. Untungnya sebelum listrik mati ini aku baru selesai men-charge laptop yang kupakai untuk menulis ini dalam kegelapan senja hari.
2 comments March 26, 2009
Buku Kumpulan Esei Diterbitkan
Dua hari yang lalu saya menerima sebuah paket. Setelah dibuka, ternyata isinya adalah tiga buah buku dengan dua judul yang berbeda.

Sampul bukuku
Satu yang menggembirakan saya adalah buku yang berjudul Guru Menggugat Mutu Pendidikan yang ditulis oleh Willy Ediyanto. Ya, nama saya sendiri. Penerbitnya adalah Cipta Prima Nusantara.
Buat pengunjung yang diseputar Jawa, tentu bisa memperolehnya di toko buku. Akan tetapi yang jauh dari Jawa, bisa membacanya di blog ini. Kebetulan yang diterbitkan semuanya ada dalam blog ini.
Selamat membaca.
9 comments March 19, 2009
Membuat kuis dengan flash
Minggu-minggu terakhir ini saya menyibukkan diri dengan membuat kuis interaktif menggunakan makromedia flash. Maksu awalnya untuk menguji kemampuan kedua anak saya yang duduk di kelas 3 dan 5 SD. Kemudian saya membuat kuis pelajaran Bahasa Indonesia untuk siswa saya yang duduk di kelas 9.
Dalam praktiknya,kedua anak saya jadi sangat antusias belajar mengerjakan soal.
Begitu pula anak-anak didik saya, tampak antusias ketika diajak memanfaatkan kuis yang sudah saya buat dalam bentuk kuis Who Want to be a Millionaire.
Sebagai dampak sampingannya, saya lama tidak menulis artikel untuk surat kabar.
6 comments March 19, 2009