Cap Cay

June 2, 2007

Sabtu, aku menunggu kejutan seperti yang disebutkan dalam ramalan bintang. Dugaanku berhubungan dengan pergantian kepala sekolah. Tapi yang namanya kejutan ya, memang kejutan.
Bagaimana tidak terkejut, ketika Eti BorneoNews datang ke sekolahku bersama seorang karyawan BorneoNews dan menyerahkan sebuah amplop. Weas-was aku tidak segera membukanya. Kuantar mereka keluar pintu. Kemudian aku segera membuka amplop yang baru saja kuterima, ternyata isinya selembar surat dan dua lembar voucher makan di dua rumah makan masing-masing bernilai sertus ribu rupiah. Wah, gimana menghabiskannya?
Sekarang Sabtu lagi, sudah dua minggu voucher tadi kuterima dan sudah kami habiskan. Maklum, batas waktunya sampai 31 Mei 2007. Aku browsing lagi di internet untuk mencari resep cap cay. Emangnya aku suka memasak? Tidak, istriku yang menginginkannya karena cap cay yang dimakan dengan voucher yang kami terima katanya rasanya enak.
Benar-benar kejutan, bukan?

Entry Filed under: Omelan, Uncategorized. .

6 Comments Add your own

  • 1. mina  |  June 2, 2007 at 11:45 pm

    sudah kalo bingung ngabisinnya, kasihkan aku aja :D

    Reply
  • 2. willyedi  |  June 4, 2007 at 2:11 am

    Ye, lama nggak ketemu. Gimana kabarnya nih urang banjar? Lupa sih nggak kubuatkan link-nya. Nanti kubuat.

    Reply
  • 3. ethie  |  June 6, 2007 at 8:57 am

    Waduh Pak Willy.. Nama saya disebut2.. Jadi malu.. “/>
    Selalu semangat untuk menulis ya Pak…!!

    Reply
  • 4. willyedi  |  June 7, 2007 at 2:11 am

    Makasih Ethie. Semangat, tapi minggu-minggu belakangan ini sedang jadi tukang batu. jadi badan capek dan tidak bisa konsen untuk menulis. Padahal ide begitu berjubel ingin dimuntahkan.

    Reply
  • 5. Udo  |  June 11, 2007 at 11:46 am

    salam kenal juga. nulis lagi ya Pak Willy. kreatif terus!

    Reply
  • 6. willyedi  |  June 13, 2007 at 1:19 am

    Ya, begitulah. Hanya kebetulan akhir-akhir ini ada kerja fisik yang harus melelahkan badan. Jadi energi yang membuncah di otak tak dapat tersalurkan. Insyaallah, menulis tidak akan perbah berhenti.

    Reply

Leave a Comment

Required

Required, hidden

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Recent Comments

mfiqri on Membedah Otak Einstein
rera on Sertifikasi Guru, Bumerang bag…
Willy Ediyanto on Sertifikasi Guru, Bumerang bag…
bayu putra on Sertifikasi Guru, Bumerang bag…
Willy Ediyanto on Sertifikasi Guru, Bumerang bag…

Archives

Blogroll

Top Posts

Categories

Blog Stats

 

June 2007
M T W T F S S
« May   Jul »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Recent Posts

Pages

Meta