Archive for February, 2007
Nama dan Jabatan
Kulihat Anang Cempreng sedang asyik makan di kantin sambil ngobrol dengan Aluh Emok. Aku segera saja duduk di samping Anang Cempreng sambil memesan nasi kuning dan tempe goreng kesukaanku.
“Nang, menurutmu apa arti sebuah nama?” tanyaku.
6 comments February 27, 2007
Parit
Sebagaimana layaknya sebuah pemukiman, kompleks tempat tinggall kami pun dilengkapi dengan parit-parit di depan dan di belakang rumah. Seperti yang juga sudah dimaklumi oleh semua orang, prait-parit itu berguna untuk mengalirkan kelebihan air dari rumah atau air hujan yang mengucur deras setiap kali datang musim hujan.
Add comment February 27, 2007
Kensi dan kenotsi
Hari itu Anang Cempreng tampak gembira. Kuhampiri kegembiraanya dengan sebuah sapa dan senyum. “Ada apa, Nang? Sore-sore begini sudah senyum-senyum terus? Dapat berita gembira apa? Dapat undian kupu, ya?”
“Ah, enggak, kok”.
Add comment February 26, 2007
PENILAIAN BERBASIS KINERJA, PENGHARGAAN TERHADAP PRESTASI
Membaca berita-berita di surat kabar dan majalah, seringkali menumbuhkan rasa percaya diri dan rasa nasionalisme yang sering kali mulai luntur. Akan tetapi dengan membaca berita di surat kabar dan majalah, sering kali pula menimbulkan sikap pesimisme dan rasa tidak percaya diri.
Add comment February 26, 2007
Lobi Zaman Edan Calon Kepala Sekolah
Setiap guru tentu mengharapkan dirinya suatu saat kelak bisa meningkatkan kesejahteraannya. Salah satunya adalah ingin menjadi kepala sekolah. Wajar, bukan?
Tentunya itu semua adalah wajar. Pertama karena kesejahteraan adalah hak, dan jadi kepala sekolah adalah sebuah kemungkinan. Ya, sebuah kemungkinan karena semua guru adalah calon kepala sekolah. Tidak ada kepala sekolah yang tidak berlatar belakang guru.
11 comments February 20, 2007
PARKIR DAN KUBURAN
Anang Cempreng tampak sedang ngomel di tempat parkir. Aku yang datang kemudian, menangkap kejengkelan Anang Cempreng dari kata-katanya yang sempat kutangkap.
“Ada apa, Nang? Pagi-pagi kok udah ngomel terus. Nanti cepat tua, lho”, kataku sambil menunggu Anang Cempreng memarkir sepeda buruknya.
“Itu, orang parkir seenaknya sendiri. Nyerong. Jadinya tempat parkir ini tidak bisa diisi lebih banyak sepeda, kan?” keluh anang Cempreng.
Add comment February 20, 2007
cerpen KEPALA
Siang yang digayuti awan gelap pada hari itu kontras sekali dengan perasaanku yang begitu membuncahkan kegembiraan. Ucap syukurku tak henti mengalir dari hatiku melalui mulutku.
Sebagai seorang guru honorer di sebuah madrasah yang terletak di Pangkalan Bun, aku adalah guru termuda dan baru beberapa bulan melaksanakan tugas. Hati membuncahkan kegembiraan karena aku ditunjuk oleh kepala sekolah untuk mengikuti penataran guru Bahasa Indonesia. Aku harus berangkat ke Samarinda, kota yang begitu ingin aku kunjungi karena keindahan alamnya.
Dengan menggunakan pesawat kecil yang sudah berlubang di sana-sini, aku berangkat menuju Samarinda melalui Banjarmasin. Doa tak henti mengalir dari hatiku mengimbangi rasa takutku. Takut akan kemungkinan pesawat kecil yang kutumpangi ini jatuh. Keyakinanku begitu ciut di atas pesawat ini. Terasa oleng begitu menghanyutkan perasaanku ketika angin bertiup dari sisi pesawat.
8 comments February 20, 2007
Tahun Baru dengan Semangat Baru
Datangnya tahun baru, biasanya disambut dengan suka cita. Begitu juga dengan rencana perayaan tahun baru di Pangkalan Bun yang akan dirayakan dengan pesta kembang api di bundaran Tugu Pancasila. Patut disyukuri bahwa warga Kotawaringin Barat, khususnya Pangkalan Bun masih menyisakan kesempatan untuk kegiatan tersebut. Kita semuanya tentunya patut untuk ikut berbangga.
Add comment February 20, 2007
AJAL (HUKUM SEJARAH)
Tiap-tiap umat mempunyai batas waktu; maka apabila telah datang waktunya mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak dapat (pula) memajukannya.(Al-A’raf: 34)
Azab bisa terjadi disebabkan oleh manusia dan manusia pula yang menjadi korbannya.
4 comments February 10, 2007
Tanggapan untuk Tulisan Ersis Marwan Abbas “Menulis itu Mudah”
Malam ini, sekitar pukul 19.40 WIB, berhasil menuntaskan tulisan Ersis Marwan Abbas “Menulis Sangat Mudah”. Karena terkesan, pada malam sebelumnya saya mengunduhnya ke komputer saya dari situsnya blogersis.com.
Karena merasakan bahwa tulisan itu begitu bagus dan bermanfaat, maka penulis berinisiatif untuk membagikannya kepada rekan-rekan guru dan siswa-siswa melalui majalah dinding. Etikanya saya mengirim SMS kepada Ersis pada pukul 19.49.25 WIB tanggal 5 Februari 2007. Begitu tekirim HP segera berbunyi dan Ersis menyatakan tidak keberatannya pada malam itu juga pukul 20.42.11 WITeng. Eh kenapa ada selisih menit ya. Apa setting jam di HP-ku salah. Tapi jam di komputerku baru menujukkan pukul 20.02 WIB. Itu nggak penting. Yang jelas jawaban Ersis hanya berselisih sekitar 3 menit.
10 comments February 5, 2007